Postingan

Menaklukkan sungai kluet

Ada cerita panjang ketika berada di menggamat hingga bisa menyusuri sungai kluet. Tugas kami di menggamat adalah observasi isu yang ada terkait lingkungan dan pemberdayaan perempuan, kemudian wawancara tokoh, dan pembuatan film dokumenter pendek. Ketika sedang menggali informasi dari pak keuchik gampong koto, menggamat. Kami pun diberitahu bahwa besoknya akan ada acara doa tolak bala di hari rabu habeh (rabu terakhir bulan safar) di sekitar singai kluet. Kami juga dijanjikan untuk menyusuri sungai hingga ke perbatasan leuser menggunakan boat. Saat itu aku masih sangat ragu dan menolak, berhubung sudah malas naik boat. Tapi beberapa teman sangat antusias. Esoknya, kami mengikuti dan mendokumentasikan acara rabu habeh tersebut yang dihadiri oleh hampir seluruh warga menggamat. Mereka berdoa dan berpiknik ria di pinggir sungai. Setelah selesai makan siang dari bekal yang dimasak oleh ibu keuchik, beberapa teman masih membujukku untuk ikut naik boat. Keraguanku masih sangat besar. Ap...

Perempuan Peduli Leuser

Terpilih sebagai salah satu penerima beasiswa Perempuan Peduli Leuser merupakan satu hal yang sangat saya syukuri. Walaupun workshopnya baru berlangsung sekali, namun banyak pengetahuan baru yang saya dapat sehingga membuka lebar-lebar cakrawala berpikir saya. Khususnya mengenai Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) yang menjadi wilayah sentral kerja USAID Lestari di Aceh. Menyebut Leuser, tentu bukan nama yang asing bagi masyarakat Indonesia, khususnya bagi masyarakat Aceh. Wujudnya sebagai gunung dengan ketinggian 3.404 mdpl menjadikannya sebagai gunung tertinggi di Aceh dan tentunya menjadi primadona. "Digunjingkan" semua orang terkhusus para pecinta alam dan aktivis lingkungan. Bagi seorang pendaki gunung, bisa menapakkan kakinya di puncak Leuser yang misterius adalah kebahagiaan tak terdefinisi. Nyatanya menaklukkan Leuser memang tak mudah. Leuser kian masyur ketika pemerintah pada 1980 menabalkan namanya sebagai Taman Nasional Gunung Leuser yang mencakup Kabupaten Ace...

Perkebunan sawit kian perkasa menjajah hutan di Aceh: Gajah pun mengadu pada warga

Gambar
Tanaman Kelapa Sawit Langkah pemerintah dalam menindak perusahaan sawit ternyata tidak menggoyahkan tekad perusahaan tersebut untuk mengekspansi bisnisnya. Saat ini perusahaan sawit kian perkasa menjajah hutan Aceh.  “Perusahaan sawit dengan konsesi perkebunan yang sempat disegel Kementerian Lingkungan hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tahun 2016 diduga kembali melakukan pembukaan hutan di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL)”, urai sebuah kolom berita CNN Indonesia, sabtu 4 maret 2017. Meskipun pemerintah pusat telah menindak tegas, namun seakan tidak menghalangi mereka dalam membuka kawasan hutan yang sebenarnya harus dilindungi. Perkebunan kelapa sawit berskala besar juga ditenggarai telah merambah hutan lindung dan memasuki kawasan ekosistem leuser (KEL). PT. ABN memiliki konsensi sawit sekitar 2000 hektar dan beroperasi di Aceh timur. Selain PT. ABN yang telah disegel tersebut, terdapat PT.ISP yang membuka lahan di daerah yang merupakan lahan yang sangat penting untu...